Bismillaahirrahmaanirrahiim...
"Nis, bangun nis, bangun. Ini kacamatamu !"
Sore itu saat sedang tidur, sayup-sayup terdengar suara Ibu membangunkanku. Karena penasaran ingin melihat kacamata baru itu, aku pun membuka mata dan menoleh ke arah ibu yang berdiri di sampingku sambil menyodorkan kotak kacamata berwarna hijau muda. Wah, sudah jadi rupanya. Aku pun beranjak bangun.
Beberapa waktu lalu, saya memang mengeluhkan mataku yang kadang-kadang kabur, kadang-kadang jelas. Firasatku bilang kalau mataku ini pasti sudah minus saking seringnya di depan leptop setiap hari. Karena itulah ibu mengajakku ke optik untuk memastikan apakah mataku minus atau tidak.
Ukur punya ukur, ganti lensa ini itu, baca huruf ini itu, alhasil ternyata memang tidak minus. Ah, padahal sudah sejak lama aku ingin pakai kacamata. Kata orang sih kesannya lebih intelek, hohoho..





